Sejarah PUSLAT SDMKes


Secara historis, perkembangan Pusdiklat Aparatur sejak didirikan tahun 1975 sampai sekarang, mengalami beberapa kali perubahan nama organisasi sesuai dengan tuntutan dan kebutuhan pada masanya. Pada awal didirikannya (tahun 1975) Departemen Kesehatan (Depkes) memberi nama Biro V/Pendidikan. Kemudian dalam rangka pengembangan pegawai, pada tahun 1978 Depkes membentuk Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat). Seiring dengan perkembangan beban kerja, pada tahun 1985 Pusdiklat dikembangkan menjadi Pusdiknakes dan Pusdiklat Pegawai yang pada waktu itu berada di bawah Setjen Depkes. Dengan adanya perubahan organisasi Depkes menjadi Depkes dan Kesos, pada tahun 2001 Pusdiklat Pegawai ditetapkan menjadi Pusdiklat Kesos dan berada di bawah Badan PPSDM Kesehatan. Pada tahun 2002 Depkes dan Kesos menjadi Depkes dan Pusdiklat Kesos menjadi Pusdiklat Kesehatan. Dengan semakin beratnya beban pembangunan kesehatan maka Pusdiklat Kesehatan diperluas sasaran diklatnya menjadi Pusdiklat SDM Kesehatan. Dengan adanya reformasi birokrasi Depkes pada tahun 2010, berubah nama menjadi Kemenkes dan Pusdiklat SDM Kesehatan menjadi Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Aparatur.

Sesuai dengan Permenkes 1144/MENKES/PER/VIII/2010, Pusdiklat Aparatur mempunyai tugas melaksanakan penyiapan penyusunan kebijakan teknis dan pelaksanaan pengembangan dan pemberdayaan sumber daya manusia kesehatan di bidang pendidikan dan pelatihan aparatur. Pusdiklat Aparatur menyelenggarakan fungsi: Penyiapan penyusunan kebijakan teknis, rencana dan program; Pelaksanaan kebijakan; dan Pemantauan, evaluasi dan penyusunan laporan di bidang perencanaan, pengembangan dan pengendalian mutu, pendidikan dan pelatihan kepemimpinan dan manajemen kesehatan, pendidikan dan pelatihan teknis dan fungsional kesehatan;